Eko Setiawan | Tips Dan Trik Terbaru

Blogger Ganteng Jogjakarta

Eko Setiawan | Tips Dan Trik Terbaru - Blogger Ganteng Jogjakarta

Candi Ratu Boko Istana Candi Di jogjakarta

Candi Ratu Boko  Istana Candi Di jogjakarta ~ jika sobat berkunjung ke candi prambanan jangan sampai tidak berkunjung ke candi ratu boko ini karena jarak candi prambanan dan candi ratu boko tidak terlalu jauh anya sekitar 3 KM ke arah selatan dari candi prambanan. Candi ini terletak di atas bukit dengan ketingian ± 195.97 m diatas permukaan laut, meliputi dua desa, yaitu Desa Sambirejo dan Desa Dawung dan lebih tepatnya candi ini terletak di jalan prambanan – piyungan.

 

“Di situs Ratu Boko ditemukan sebuah prasasti berangka tahun 792 M yang dinamakanPrasasti Abhayagiriwihara. Isi prasasti tersebut mendasari dugaan bahwa Kraton Ratu Boko dibangun oleh Rakai Panangkaran. Prasasti Abhayagiriwihara ditulis menggunakan aksara pranagari. Dalam prasasti itu disebutkan bahwa Raja Tejapurnama Panangkarana, yang diperkirakan adalah Rakai Panangkaran, telah memerintahkan pembangunan Abhayagiriwihara. Nama yang sama juga disebut-sebut dalam Prasasti Kalasan (779 M)Prasati Mantyasih (907 M), dan Prasasti Wanua Tengah III (908 M)”

Menurut para pakar, kata abhaya berarti tanpa hagaya atau damai, giri berarti gunung atau bukit. Dengan demikian, Abhayagiriwihara berarti biara yang dibangin di sebuah bukit yang penuh kedamaian.  Pada pemerintahan Rakai Walaing Pu Kombayoni, yaitu tahun 898-908, Abhayagiri Wihara berganti nama menjadi Kraton Walaing.

Candi Ratu Boko - Istana Ratu Boko - Kolam Keputren

Kraton Ratu Boko yang menempati lahan yang cukup luas tersebut terdiri atas beberapa kelompok bangunan. Sebagian besar di antaranya saat ini hanya berupa reruntuhan.

tak afdol rasanya bila kita tidak mengulas tentang bentuk candi ratu boko. Bila ditilik, candi ini memang tak semegah candi Borobudur atau secantik Candi Prambanan. Bangunan candi ratu boko ini merupakan hasil pemugaran, dengan batu-batu candi yang terlihat masih baru. Selain itu, candi ini memiliki fungsi tempat tinggal, ditandai dengan adanya atap dan tiang. Adapun bagian candinya, candi ini terbagi dalam 4 bagian yaitu bagian tengah, tenggara, timur dan barat. Bagian tengah candi ini terdiri dari bangunan gapura utama, lapangan, Candi Pembakaran, kolam, batu berumpak, dan Paseban. Kemudian, bagian tenggaranya Pendopo, tiga candi, kolam, balai serta kompleks Keputren. Dibagian timur terdapat kompleks gua, Stupa Budha, dan kolam. Sedangkan bagian barat sisanya hanya perbukitan saja.

Foto candi ratu boko Candi Di Atas Bukit

Menurut lokasinya, bangunan-bangunan di Situs Candi Ratu Boko dapat dikelompokkan menjadi lima, berikut ini.
1. Kelompok Gapura Utama, terletak di sebelah barat yang terdiri atas gugusan Gapura Utama I dan II, talud, pagar, candi pembakaran, dan sisa-sisa reruntuhan.
2. Kelompok Paseban, terdiri atas dua buah batur paseban, talud, dan pagar paseban termasuk gapura dan beberapa umpak batu.
3. Kelompok Keputren, berada di halaman yang lebih rendah, terdiri atas dua buah batur, kolam segi empat, pagar, dan gapura.
4. Kelompok Pendapa, terdiri atas batur pendapa dan pringgitan yang dikelilingi pagar batu dengan tiga gapura sebagai pintu masuk, candi miniatur yang dikelilingi teras-teras segi empat, beberapa kolam penampung air yang dikelilingi pagar lengkap dengan gapuranya dan struktur talud yang diberi pagar di bagian atasnya.
5. Kelompok Gua, terdiri atas Gua Lanang, Gua Wadon, bak tandon air, dan tangga batu cadas alam.

Keistimewaan Candi Ratu Boko

Category: Wisata

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*